Pesan Dharma di Pura Dharma Sidhi


Pujawali pura Dharma Sidhi Ciledug dilaksanakan kemarin Budha Kliwon Ugu Rabu 14 Februari 2018 dipuput oleh Manggala Upacara Ida Pedanda Nabe Gede Putra Sidemen dari Gria Ciledug.
Pujawali yang ke 48 ini telah dipersiapkan oleh tempekan pengarep dari Parung Serab dibawah pimpinan ketua panitia Bapak I Gede Arcana, dengan rangkaian acara dan upacara persiapan, meliputi Nuasen Karya, Bakti Sosial, Ngayah Umum, Matur Piuning ring kahyangan se Provinsi Banten serta Nuur Tirtha ring kahyangan se Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi dan Banten.

Dalam setiap pujawali ditarikan tarian sakral, tari wali Rejang Dewa dan Topeng Sidakarya, namun pada kali ini ditarikan pula tarian Rejang Renteng oleh ibu-ibu PWSHD Banjar Ciledug, yang diiringi oleh sekaha tabuh Dharma Gita Swara Banjar Ciledug. Pada pujawali ini Banjar Ciledug sangat berbangga dengan talenta-talenta ber-taksu yang dimiliki umatnya, dimana hampir semua kegiatan tari Wali, Topeng bondres, Topeng Sidakarya dan Penabuh ini pengayahnya dari banjar Ciledug.

Tonton Aksi Sekeha Tabuh Banjar Ciledug



Keguyuban yang sudah terjalin baik di provinsi Banten ini kembali kita dapat lihat dari hadirnya umat Hindu dari seluruh banjar yang ada. Umat dan Pengiring Pralingga Ida Bethara suang-suang banjar yang berbusana adat membawa tedung, tombak dan rantasan silih berganti ke Uttama Mandala.

Dalam pesan Dharmanya, Pembimas Hindu Bapak Sunarto yang berbusana khas jawa namun menggunakan udeng Bali, memberikan motivasi agar kita senantiasa menjaga kerukunan antar umat beragama. Hindu sebagai agama yang penuh toleransi dan kesabaran, mengajarkan akan kerendahan hati dan sikap memaafkan. Agar nilai-nilai ini selau dikedepankan dalam hidup bermasyarakat yang majemuk ini. Mengalah bukan berarti kalah, demikian tegasnya.

Kerukunan antar umat beragama di Banten sangat baik, demikian juga di Parung Serab tempat berdirinya pura Dharma Sidhi, dimana tidak jauh dari pura terdapat Mushola dan juga Gereja. Kami selalu hidup berdampingan dan penuh toleransi. Terlihat dari penampilan anak-anak dari RT/RW setempat dalam menarikan tari Betawi yang disaksikan oleh Bapak Lurah Parung Serab.


Pesan Dharma Ketua PHDI Prov. Banten
Pada persembahyangan gelombang kedua di dominasi oleh anak-anak muda, mahasiswa-mahasiswi yang kuliah di BMKG atau STAN. Pesan Dharma disampaikan oleh Ketua Parisada Hindu Dharma Provinsi Banten, Bapak Ida Bagus Alit Wiratmaja S.H. MH. Warna-warni Hindu sangat indah, disini bisa kita lihat dari berbagai busana yang dikenakan, ada busana adat jawa berbaur dengan adat Bali, ada tembang Jawa dan Gegitaan Bali yang begitu indah saat kita dengarkan. Inilah kita, inilah Hindu yang kita cintai bersama. Hindu yang secara turun temurun kita warisi sebagai agama dengan budayanya yang luar biasa, yang saat ini menjadi tanggungjawab kita bersama para pemuda-pemudi untuk melestarikan.

Bersama Bapak Lurah Parung Serab



Previous
Next Post »

Terimakasih Sudah Meluangkan Waktu Sejenak Untuk Berkunjung ke SINAR BANTEN , Semoga Bisa Bermanfaat Untuk Umat Semua Dimanapun Berada .

www.hindubanten.com ConversionConversion EmoticonEmoticon