TIPS MENJADI PE-DHARMA WACANA





TIPS MENJADI PE-DHARMA WACANA
PELATIHAN PE-DHARMA WACANA DI KOTA TANGSEL YANG DISELENGGARAKAN PHDI KOTA TANGSEL.

OLEH: IDA BAGUS ALIT WIRATMAJA S.H. M.H
Ketua PHDI Provinsi Banten.                                                                                   
Rempoa, 20 November 2018.

PEMBICARA KELAS DUNIA/ORATOR
Ir. Sukarno, Barack Obama, Steve Jobs, Anthony Robbins Dan Oprah Winfrey, Gede Prama, Alm Ida Pedanda Made Gunung, Ida Pandita Mpu Jaya Acarya Nanda.

MAKSUD DAN TUJUAN DHARMA WACANA
Dharma Wacana dimaksudkan sebagai metode penerangan Agama Hindu yang diberikan secara umum kepada umat Hindu sesuai dengan sifat, tema bentuk, jenis kegiatan keagamaan yang dilaksanakan menurut Desa, Kala, Patra.
Tujuan Dharma Wacana adalah untuk meningkatkan pemahaman keagamaan umat Hindu (Sradha dan Bhakti) yang dilakukan atau disampaikan di depan mimbar atau khalayak ramai.

BAHAN DHARMA WACANA
Catur Weda (Rg.Weda, Yayur Weda, Sama Weda Dan Atharwa Weda);
Itihasa, Purana, Bhagawadgita, Saracamuccaya, Manawa Dharmasastra, Brahma Sutra, Isi Lontar Yang Masih Relevan Dan Pengetahuan Umum.

CARA PRAKTIS MENGATASI GUGUP SAAT BERBICARA DI DEPAN UMUM
MENINGKATKAN: Persiapan:
Siapa audience,
Materi
Penampilan
MEMBERDAYAKAN: Pikiran positif/Percaya diri/ diVisualisasi
MEMPERBANYAK: Jam terbang/pengalaman minimal 50 jam setahun

PEMBUKA DHARMA WACANA
Salam: Om Swastyastu,
Pujian: atas asung kertawaranugraha ida hyang widi wasa
Sapa: kepada yang terhormat........
Penyampaikan kalimat tema misalnya agar bagaimana memenangkan hati audience dan menarik perhatian mereka dalam 30 detik?

UNSUR DALAM BAGIAN PEMBUKAAN  (OPENING)
Pacing & greeting dan penyelarasan gestur dan penampilan, agar audiens nyaman,
Giving appreciation  beri apresiasi/pujian).
Introducing credibility softly (perkenalkan diri)
Creating atmosphere/setting audience
Showing context and benefit

BELAJAR MENGOLAH VOKAL/SUARA
Artikulasi: kejelasan suara
Intonasi suara/nada suara
Volume suara
Speed/tempo
Pace/ketukan konstan dalam berbicara.
Pause/pengaturan jeda
Aksentuasi/penekanan kata agar termotivasi
Phrasering/pemenggalan kalimat
Inflection/perubahan nada suara.

BAHASA TUBUH DALAM PUBLIC SPEAKING
Verbal kata kata (7 persen);
Vocal suara –artikulasi terdengar atau tidak nada suara (38 persen);
Visual (55 persen).
high contact dengan audiens
bahasa tubuh, ekspresi wajah
apakah pesan sampai dan bermanfaat?

UNSUR DALAM BAGIAN PENUTUPAN (CLOSING)
Sampaikan inti pesan dengan jelas;
Gunakan simpul penutup melalui metode yang khas, sebagai clossing word;
Berikan trigger pengingat inti pesan.

Matur sukseme.
OM SHANTIH, SHANTIH, SHANTIH, OM






Previous
Next Post »

Terimakasih Sudah Meluangkan Waktu Sejenak Untuk Berkunjung ke SINAR BANTEN , Semoga Bisa Bermanfaat Untuk Umat Semua Dimanapun Berada .

www.hindubanten.com ConversionConversion EmoticonEmoticon