BAZZAR PENGGALIAN DANA PURA PARAHYANGAN AGUNG BHUWANA RAKSATI 2019


BAZZAR PENGGALIAN DANA PURA PARAHYANGAN AGUNG BHUWANA RAKSATI 2019

Panitia pembangunan Pura Parahyangan Agung Bhuwana Raksati yang terdiri atas Krama Suka Duka Umat Hindu Dharma (KSHD) Banjar Tigaraksa, dan Perkumpulan Pemuda-Pemudi Banjar Tigaraksa (Permudhiksa), menyelenggarakan Bazzar Penggalian Dana 2019 untuk pembangunan Utama Mandala Pura pada hari Minggu (13 Januari 2019) bertepat di wantilan Pura di Desa Sodong, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten. Acara Bazzar Penggalian Dana 2019 yang diketuai oleh Mayor I Wayan Kariana ini berjalan dengan sukses dan lancar. Acara ini dihadiri oleh beberapa tamu undangan yang terdiri atas Pembimas Hindu Kemenang Provinsi Banten Drs. Sunatro, perwakilan Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Banten Gede Raka Subawa, segenap jajaran perangkat Desa Sodong, serta Kepala Kapolsek Tigaraksa.

Jero Mangku Wayan Semara membuka acara Bazzar dengan Doa Hindu yang hikmat. Ketua Panitia Bazzar, Mayor I Wayan kariana dalam sambutannya mengajak seluruh umat Hindu di Indonesia, serta umat Hindu di Jabodetabek dan sekitarnya untuk turut membantu upaya pembangunan Pura Parahyangan Agung Bhuwana Raksati, serta secara bersama sama mengulurkan tangan membangun jalan Dharma. Hal ini sesuai dengan tema yang diusung dalam acara ini, yakni BERSAMA MEMBANGUN JALAN DHARMA.

Berlangsungnya acara ini tidak lepas dari dukungan banyak pihak, yakni sponsor, dana punia perorangan, kelompok, serta hasil penjualan kupon yang dijual ke seluruh Pura yang tersebar di Jabodetabek dan sekitarnya. Antusiasme umat Hindu yang luar biasa turut menggugah empati beberapa kelompok seni untuk menghaturkan ngayah (bekerja dengan sukarela) untuk memeriahkan acara. Adapun kelompok tersebaut adalah Sekeha Gita Swara Srikandi (GSS), Kerawitan Jagad Guru (KJG) lanang PJG BSD, Sanggar Chandez, Sekeha Gong Banjar Serang, Sekeha Gong Gita Ratna Suari Tangerang, serta Sekeha Gong Maduswara Chandra Laksmi Parabhusati dan Sekeha Gong Sancaya Gita Parabhusati dari tuan rumah, Tigaraksa.

Tari Puspawresti, Tari Cendrawasih, Tari Kamelawi, Tari Sekar Jagat, Tabuh Gending Sriwijaya, Tabuh Hujan Mas, Tabuh Werda Lumaku, Tari Sarasati, Tari Rejang Renteng, Dharma Wacana, Pengundian Doorprize, penampilan band dari Pemuda Ciledug, Tangerang, Serang, serta Alam Dewata Band turut memeriahkan acara kegiatan penggalian dana ini. Bintang utama acara ini dihadiri oleh artis terkenal asal Bali Nanoe Biroe, Anak Agung Raka Sidan beserta Ocha Putri yang turut memberikan aura positive kepada penonton untuk tetap bersemangat dalam menjalakan Dharma.

Dengan berakhirnya acara Bazzar Pembangunan Penggalian Dana 2019 di Tigaraksa ini, maka diharapkan akan dapat menyebarkan virus Dharma untuk seluruh umat Nusantara. Bahwa berdirinya Pura merupakan wujud eksistensi keberadaan umat Hindu di wilayah tersebut. Selain sebagai saran utama untuk melakukan Persembahyangan, Pura juga merupakan tempat bersosialisasi dan pembinanaan yang baik untuk umat Hindu. Harapan terbesar seluruh umat Hindu Kabupaten Tangerang adalah Pura Parahyangan Agung Bhuwana Raksati dapat segera rampung.

Artikel oleh : Gusde Permudhiksa
Previous
Next Post »

Terimakasih Sudah Meluangkan Waktu Sejenak Untuk Berkunjung ke SINAR BANTEN , Semoga Bisa Bermanfaat Untuk Umat Semua Dimanapun Berada .

www.hindubanten.com ConversionConversion EmoticonEmoticon